KesehatanKesehatan wanita

Diagnosis kehamilan

Apapun yang mereka katakan, kehamilan adalah salah satu momen yang paling bersemangat dan bertanggung jawab dalam kehidupan setiap wanita. Kehadiran kehamilan bisa menunjukkan banyak tanda utama: perubahan nafsu makan, mual, kurang menstruasi, namun hanya spesialis yang bisa mendiagnosis kehamilan. Diagnosis awal kehamilan menentukan adanya tanda kemungkinan dan dugaan. Gejala dugaan atau keraguan meliputi:

- indera penciuman yang tajam (keengganan untuk bau tajam: parfum, alkohol, asap tembakau);

- Perubahan nafsu makan (keengganan terhadap ikan, daging atau produk lainnya), penyimpangan rasa (gravitasi terhadap kapur tulis, tanah liat, hingga produk tajam);

- Pigmentasi kulit lingkaran berbentuk puting susu, sepanjang garis putih perut, di wajah;

- Kantuk meningkat, mudah tersinggung, perubahan mood mendadak.

Tanda yang mungkin termasuk:

- sianosis mukosa serviks dan vagina;

- penghentian menstruasi;

- perubahan konsistensi mukosa, bentuk, serta ukuran rahim;

- Studi laboratorium (penentuan konsentrasi hormon chorionik dalam darah dan urine).

Diagnosis awal kehamilan: gejala yang dapat diandalkan

Di antara tanda-tanda tersebut:

- Definisi bagian dan gerakan embrio selama palpasi atau ultrasound pada perut wanita;

Auskultasi nada jantung pada anak kecil. Kontraksi jantung dapat ditentukan dengan menggunakan metode instrumental diagnosis: echography jantung, EKG, fonografi, auskultasi.

Diagnosis kehamilan didasarkan pada data anamnestic, palpasi kelenjar susu dan ekstrusi kolostrum, pemeriksaan visual vagina dan alat kelamin luar, pemeriksaan instrumental dengan cermin vagina, serta pemeriksaan vagina-perut atau vagina satu tangan wanita.

Diagnosis kehamilan modern mencakup berbagai metode instrumental: echographic, radioimmunological, immunological, biological, etc.

Metode diagnosis biologis didasarkan pada penentuan konsentrasi hormon (choriogonadotropin) pada darah wanita.

Diagnosis imunologi kehamilan didasarkan pada reaksi presipitasi dengan antiserum kelinci, atau penekanan reaksi hemaglutinasi, atau fiksasi komplemen.

Kehamilan yang tertunda merupakan gejala klinis yang penting, terutama pada pasien dengan siklus reguler. Nilainya meningkat jika dikombinasikan dengan "pembengkakan" payudara dan munculnya kolostrum di dalamnya, dengan perubahan konsistensi dan ukuran rahim, dengan munculnya sianosis pada vagina dan leher rahim. Selama kehamilan, ukuran dan bentuk rahim berubah. Pada wanita yang tidak hamil, rahim memiliki bentuk berbentuk pir, pada usia lima atau enam minggu, organ ini memperoleh bentuk bulat, dan pada akhir kehamilan itu bersifat ovoid.

Diagnosis kehamilan ultrasonografi memungkinkan Anda mengamati perkembangan embrio anak dan melakukan tindakan yang diperlukan dengan sedikit penyimpangan dari norma fisiologis. Metode ini memungkinkan Anda untuk menentukan jenis kelamin anak, serta untuk mengidentifikasi cacat dan anomali perkembangan janin. UZ-Doppler dapat digunakan untuk menentukan kelainan disfungsional pada sistem "ibu-plasenta-embrio" pada waktu yang tepat. Berkat metode ini, Anda bisa menentukan detak jantung janin dan kecepatan aliran darah. Metode diagnostik ini memiliki nilai tinggi dalam komplikasi kehamilan (misalnya, sindrom keterlambatan perkembangan embrio). Diagnosis kehamilan dapat dilakukan dengan bantuan kardiotokografi antenatal. Metode ini memungkinkan Anda menilai fungsi vital janin.

Similar articles

 

 

 

 

Trending Now

 

 

 

 

Newest

Copyright © 2018 id.atomiyme.com. Theme powered by WordPress.