Olahraga dan Kebugaran, Sepak bola
Yuri Lodygin. Biografi sang kiper
Yuri Vladimirovich Lodygin adalah pemain sepak bola Rusia yang bermain di posisi kiper. Saat ini dia mendukung Zenit St. Petersburg dan tim nasional Rusia. Juga memiliki kewarganegaraan dari Yunani.
Yury Lodygin: biografi
Yuri lahir di kota Vladimir, Rusia. Tanggal lahirnya Lodygin lahir pada tanggal 26 Mei 1990. Ibu kiper itu asal Yunani. Saat Yura berusia sepuluh tahun, keluarga tersebut pindah ke desa Yunani. Di situlah nantinya kiper tim nasional mulai terlibat dalam sepakbola. Minat dalam olahraga ini tampil setelah menyaksikan Piala Dunia. Sejak kecil, Lodygin menyukai posisi kiper. Pada usia dua belas tahun, ia mulai serius belajar. Usia ini sudah cukup besar untuk masuk ke bagian pertama. Atas saran kenalannya, Yuri Lodygin pergi ke desa terdekat, tempat salah satu klub divisi bawah tampil.
Pada 2004, kiper muda tersebut kembali ke Rusia. Langkah itu terpaksa karena situasi sulit di Yunani. Namun, setahun kemudian keluarga tersebut kembali. Segera Yuri diundang ke tim, dan kemudian dia sampai ke "Xanthi". Lodygin sering terkejut bahwa ia bermain dalam tim dengan pemain yang lebih tua. Kendati demikian, pimpinannya percaya pada keberhasilan pemain berusia empat belas tahun dan terus memberi kesempatan untuk memasuki lapangan.
Awal karir
Yury Lodygin mengakhiri kontrak profesional pertama pada usia sembilan belas tahun. Namun, pemain yang mengambil kiper utama tidak segera melakukannya. Untuk sementara dia di sewa untuk tim divisi dua. Manajemen klub sering menunda pembayaran gaji, dan terkadang malah digaji rendah.
Selama musim 2011/12, Yuri terus tampil di divisi dua. Pernah saya ambil bagian dalam pertemuan "Spartacus" dari Nalchik, tapi saya tidak sempat menandatangani kontrak. Tertarik dengan kiper itu juga "Terek", tapi entah kenapa transisi juga tidak berlangsung. Pada saat bersamaan, pemain tersebut diajak ke tim pemuda Yunani, namun ia tidak tampil di lapangan.
Debut untuk "Xanthi" dari Lodygin ternyata di akhir musim 2012. Setelah menghabiskan pertandingan terakhir kejuaraan di lapangan, Yuri mengamankan sebuah tempat di markas. Tak lama kemudian kiper tersebut diajak ke timnas Yunani, namun karena usianya yang memasuki lapangan ia tidak ditakdirkan.
Pergi ke "Zenith"
Dengan sempurna, Yuri Lodygin berhasil mengundangnya untuk kedua kalinya. Pada saat itu, mereka sudah secara aktif tertarik pada St. Petersburg "Zenith". Yunani harus bermain dengan Lithuania, tapi Lodygin menerima telepon untuk pemeriksaan kesehatan di St. Petersburg dan, setelah sedikit berpikir, pergi. Dia mengerti bahwa dia harus absen dalam pertandingan tim nasional, namun percaya bahwa jika dia bisa membuktikan dirinya di Zenit, dia pasti akan menerima undangan ke tim negara tersebut. Dan juga Rusia, karena memiliki dua kebangsaan.
Pilihan yang mendukung "Zenith" cukup jelas. "Xanthi", di mana Yuri Lodygin berbicara, terus terus di tengah meja. Klub dari St Petersburg selalu berjuang untuk hadiah, dan juga terus tampil di kancah internasional. Sederhananya, pemain memiliki kemungkinan yang sangat berbeda.
Segera, Lodygin membayar jumlah yang dibutuhkan, dan dia resmi menjadi pemain "Zenith".
Yuri Lodygin dengan harmonis masuk klub dan segera meraih tempat di markas. Kiper tersebut melakukan tugasnya dengan sempurna dan mendapat respek dari banyak penggemar. Pada akhir musim diakui sebagai pemain terbaik di "Zenith". Penurunan kecil pada pemain hanya terjadi pada awal 2015. Lalu di tempatnya berdiri Mikhail Kerzhakov. Segera Yuri bisa mendapatkan kembali posisinya.
Tim nasional
Yuri Lodygin adalah kiper dengan dua kebangsaan. Sulit bagi pemain untuk memilih negara mana yang akan dimainkan. Setelah meninggalkan klub Rusia, banyak penggemar menganggapnya sebagai pengkhianat. Lama berunding, Lodygin masih lebih memilih tim Rusia. Pertandingan pertama kiper tersebut digelar melawan Korea Utara pada November 2014.
Yuri bisa dikaitkan dengan kiper tingkat tinggi tidak hanya di timnas Rusia, tapi juga di dunia sepak bola. Pemain sepak bola tersebut telah berulang kali menunjukkan kembalinya karyanya, yang menyebabkan kekaguman para penggemarnya. Dalam kasus ini, Yuri baru berusia 25 tahun, dan untuk posisi kiper ini adalah usia yang kecil. Jadi, bisa dikatakan, seluruh karir seorang pemain sepak bola ada di depan.
Similar articles
Trending Now