Pendidikan:Ilmu Pengetahuan

Dari mana arah lintasannya?

Gerakan tubuh apapun dapat digambarkan jika ada cara untuk menentukan posisinya di ruang angkasa pada setiap saat. Untuk melakukan ini, kita perlu memiliki badan referensi, (untuk mengetahui jenis objek yang akan kita pertimbangkan tentang gerakannya), dan juga untuk menentukan jalan kita untuk menggambarkan gerakan ini.

Karena badan memiliki dimensi (yaitu, beberapa tingkat di luar angkasa), kita perlu memutuskan di mana kasus dapat kita abaikan dan tidak melacak gerak setiap titik. Hal ini dimungkinkan dalam dua kasus: jika tubuh bergerak sedemikian rupa sehingga semua garis yang ditarik di dalamnya bergerak secara paralel dengan diri mereka sendiri (gerakan ini disebut gerakan translasi), dan juga jika dimensi tubuh dibiarkan terbengkalai dalam kondisi masalah (pertimbangkan tubuh sebagai titik material). Hal ini terjadi jika jalan yang ditempuh tubuh berkali-kali lebih besar dari dimensi fisiknya.

Dalam mekanika, secara default, tubuh diambil untuk titik material, kecuali ditentukan lain.

Garis gerak sebuah titik di ruang angkasa adalah lintasan gerak. Apa itu Konsep "lintasan", definisi yang diberikan oleh mekanika klasik, menyiratkan keseluruhan dari semua posisi yang secara berurutan ditempati oleh titik material di luar angkasa.

Untuk menentukan posisi yang dimiliki material dalam ruang pada waktu tertentu, gunakan konsep vektor radius atau sistem koordinat. Nilai koordinat x, y, z mencirikan susunan linier dari titik relatif terhadap sumbu yang sesuai. Rumus untuk mengubah koordinat ini (atau posisi vektor radius) adalah rumus dimana lintasannya ditentukan.

Karena pergerakan terjadi tidak hanya di ruang angkasa, tapi juga pada waktunya, komponen ketiga dari kerangka acuan adalah alat untuk mengukur waktu (jam atau stopwatch). Bersama dengan sistem koordinat dan titik awal (reference body) mereka membentuk "set" yang diperlukan untuk menggambarkan gerak titik material kita.

Biarkan lintasan gerak menjadi busur dengan titik asal pada titik M1, koordinatnya adalah X1, Y1 dan Z1, dan ujung pada titik M2 (koordinat X2, Y2, Z2). Jarak titik material bergerak sepanjang lintasannya (panjang busur | M1M2 |) akan disebut panjang jalurnya. Ini adalah jumlah skalar.

Jika kita menggambar segmen terarah (vektor) r dari titik M1 sampai titik M2, maka akan disebut perpindahan dari titik material. Konsep ini tidak identik dengan konsep jalan. Jalan dan perpindahan titik bertepatan hanya dalam kasus gerakan garis lurus.

Hukum gerakan kinematik (atau metode penentuan koordinatnya setiap saat) adalah fungsi waktu dan dapat mengambil bentuk analitik dari fungsi koordinat atau vektor radius dari variabel t, yang menunjukkan waktu gerak. Hal ini dapat dinyatakan dengan rumus, dalam bentuk tabel atau sebagai grafik.

Dengan gerakan seragam, ada hal seperti kecepatan titik material. Kecepatan adalah hasil bagi membagi perpindahan pada saat perjalanan. Jika lintasan lurus, tapi bodi bergerak tidak merata, yaitu pada kecepatan yang berbeda di berbagai bagian jalan, maka kita bisa membicarakan kecepatan rata - rata.

Dalam mekanika, gerak berbagai macam dianggap - seragam bujursangkar, diratakan dengan seragam bujursangkar dan seragam sepanjang keliling.

Karakteristik gerak mekanis relatif, gerakan dapat dianggap segera dalam dua atau lebih sistem koordinat, beberapa di antaranya tetap, yang lainnya bergerak. Misalnya, sebuah mobil bergerak di sepanjang jalan relatif ke pejalan kaki yang berjalan di sepanjang itu (titik bergerak), yang bergerak sendiri relatif terhadap pohon yang tumbuh di dekat jalan (titik referensi tetap). Dalam hal ini, kecepatan tubuh (mobil) akan terdiri dari dua kecepatan - kecepatannya relatif terhadap yang pertama - mobile - sistem (pejalan kaki) dan kecepatan pejalan kaki relatif terhadap fixed (pohon).

Similar articles

 

 

 

 

Trending Now

 

 

 

 

Newest

Copyright © 2018 id.atomiyme.com. Theme powered by WordPress.