Kesempurnaan diriPsikologi

Produktivitas dan struktur aktivitas pedagogis guru merupakan komponen yang saling terkait

Produktivitas dan struktur kegiatan pedagogik adalah dua fenomena yang saling berkaitan erat. Hanya dari ketaatan pada aturan dan prinsip dasar akan keberhasilan guru tergantung. Hal ini diperlukan untuk mempertimbangkan komponen utama yang dipilih oleh N. Kuzmina.

Struktur kegiatan pedagogis meliputi:

  1. Komponen kognitif (gnostik) dapat dikaitkan dengan pengetahuan tentang guru. Apalagi, dalam hal ini tidak perlu mempersempitnya ke data obyektif. Penting juga: pengetahuan diri tentang aktivitas dan kepribadian seseorang; Karakteristik anatomis dan psikologis siswa dan fitur komunikasi dalam proses pedagogis.
  2. Komponen desain mencakup gagasan taktis dan strategis tentang tugas pendidikan dan pelatihan. Penting juga pengetahuan tentang cara mencapainya.
  3. Komponen konstruktif menyiratkan bahwa guru harus mampu membangun bukan hanya aktivitasnya sendiri, tapi juga aktivitas siswa, dengan mempertimbangkan tujuan dan sasaran pelatihan yang hampir dekat. Selain itu, tidak masalah apa "potongan" yang sedang dibicarakan subjek: pelajaran terpisah, topik, blok tematik, siklus kelas, dan sebagainya.
  4. Komponen komunikasi guru adalah salah satu yang paling mendasar. Karena spesialis yang sangat baik sekalipun yang tidak memperhitungkan kepentingannya, aktivitas profesional guru tidak bisa membawa kesuksesan. Ini menyiratkan sifat komunikasi dan spesifiknya interaksi dengan kelas dan siswa.
  5. Komponen organisasi adalah karakter dari sistem ketrampilan guru, yang membantu mengatur aktivitas, aktivitas kelas dan murid mereka.

Struktur aktivitas pedagogis bukanlah sistem komponen yang saling terkait, namun juga "menentukan" fungsi dasar dan tugas yang dipresentasikan kepadanya. Sesuai dengan ini kita membedakan: fungsi organisasi, komunikasi, konstruktif, desain dan gnostik. Proses pendidikan harus ditujukan untuk memberi mereka masing-masing.

Selain skema klasik, struktur aktivitas pedagogis dapat disajikan agak berbeda, lebih sederhana, namun memiliki signifikansi praktis yang signifikan.

Dalam pendekatan ini, struktur psikologi pedagogis didasarkan pada psikologi pendidikan, psikologi asuhan dan psikologi aktivitas profesional guru. Proses belajar yang seimbang bisa menjadi produktif.

Dari sini, kita akan membahas komponen khusus yang saling terkait di antara mereka sendiri.

  • Komponen pendidikan, yang mencakup sistem transfer pengetahuan dan keterampilan teoritis. Namun, sebagai aturan, proses ini ditujukan untuk menghafal mekanis materi. Pada saat bersamaan, pendekatan yang benar adalah pembentukan komponen logis dari proses kognitif dasar (thinking and memory). Selain itu, perhatian utama harus diberikan pada pengembangan imajinasi, intelek dan perhatian sukarela.
  • Komponen pendidikan sangat sering "dilupakan", begitu pula kenyataan bahwa tidak hanya perlu mentransfer pengetahuan dan keterampilan, tapi juga untuk membentuk kepribadian serba bisa. Guru harus mengingat bahwa mengajar di kelas adalah proses pendidikan yang harus memanfaatkan potensi kelas.
  • Blok kualitas profesional dan pribadi guru dipaparkan secara lebih rinci dalam klasifikasi N. Kuzmina.

Namun struktur aktivitas pedagogis harus selalu disesuaikan, berjalan dari tuntutan sains psiko-pedagogis modern dan tuntutan masyarakat.

Similar articles

 

 

 

 

Trending Now

 

 

 

 

Newest

Copyright © 2018 id.atomiyme.com. Theme powered by WordPress.